Advertisement
FIFA WORLD CUP 2026 – Tim nasional Portugal sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang penuh drama. Bertanding di Toronto Stadium, kemenangan Selecao das Quinas dipastikan oleh gol telat Goncalo Ramos pada masa injury time.
Pertandingan ini tidak hanya menjadi panggung bagi dua ikon sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric, tetapi juga mencatatkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, terdapat total empat gol yang dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR) dalam satu pertandingan. Kekalahan ini sekaligus menjadi akhir perpisahan yang pahit bagi Modric yang kini telah menginjak usia 40 tahun.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Portugal dan Kejutan Kroasia
Portugal langsung tampil menekan sejak menit awal babak pertama. Motor serangan yang dimotori oleh Pedro Neto berkali-kali merepotkan lini pertahanan Kroasia lewat umpan silang akuratnya. Bruno Fernandes sempat mendapatkan peluang emas di menit ke-8, namun dua tembakan beruntunnya masih mampu diredam oleh kiper Kroasia, Dominik Livakovic, dan barisan bek lawan.
Memasuki babak kedua, situasi berbalik. Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, melakukan pergantian strategi yang membuat timnya tampil lebih agresif. Hasilnya terlihat pada menit ke-53 ketika Ivan Perisic berhasil memanfaatkan umpan silang Josip Stanisic untuk menaklukkan Diogo Costa dan membawa Kroasia unggul 1-0.
Kroasia sempat mencetak gol kedua melalui Igor Matanovic, namun wasit menganulirnya karena posisi offside.
Ronaldo Samakan Kedudukan Lewat Penalti
Tertinggal satu gol membuat Portugal meningkatkan intensitas serangan. Harapan muncul ketika VAR mengintervensi pertandingan setelah Rafael Leao dijatuhkan oleh Vlasic di kotak terlarang saat situasi sepak pojok.
Wasit asal Norwegia, Espen Eskas, menunjuk titik putih setelah meninjau monitor VAR. Cristiano Ronaldo yang maju sebagai algojo dengan tenang mengecoh Livakovic untuk mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus memicu gemuruh selebrasi "Siuuu" dari seisi stadion.
Setelah gol tersebut, Kroasia kembali mendominasi dan sempat mencetak gol lagi melalui Sucic, namun kembali digagalkan oleh keputusan offside dari VAR. Di sisi lain, pelatih Portugal Roberto Martinez mengambil keputusan berani dengan menarik keluar Ronaldo dan memasukkan Ruben Neves untuk memperkuat lini tengah.
Gol Telat Goncalo Ramos dan Penutup Penuh Kontroversi
Keputusan taktis Martinez membuahkan hasil di menit-menit akhir pertandingan. Melalui skema serangan cepat, Rafael Leao mengirimkan umpan silang matang yang langsung disambar oleh Goncalo Ramos menjadi gol kemenangan Portugal.
Drama belum usai hingga detik terakhir. Di penghujung laga, Josko Gvardiol sempat menggetarkan jala gawang Portugal dan merayakan gol penyeimbang. Namun, untuk keempat kalinya, VAR menganulir gol tersebut karena offside. Keputusan ini memicu protes keras dari suporter Kroasia yang sempat melemparkan botol plastik ke dalam lapangan, sebelum wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Dengan hasil ini, Portugal resmi melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026, sementara langkah Kroasia harus terhenti di fase ini.

