Advertisement
PostingMu.com – Langkah Tim Nasional Argentina menuju babak perempat final Piala Dunia 2026 harus dilalui lewat laga penuh drama dan tensi tinggi. Menghadapi Mesir di babak 16 besar yang berlangsung di Atlanta, Selasa (7/7/2026) tengah malam, skuad Albiceleste sukses mengunci kemenangan tipis 3-2 setelah sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu.
Sayangnya, laga comeback fantastis sang juara bertahan ini menyisakan polemik besar. Kubu Mesir melayangkan protes keras terhadap kinerja wasit François Letexier dan teknologi Video Assistant Referee (VAR) yang dianggap merugikan mereka di momen-momen krusial.
Gol Mostafa Zico yang Dianulir
Ketegangan pertama dimulai ketika Mesir memimpin 1-0. Striker Mesir, Mostafa Zico, sempat mengoyak jala gawang Argentina setelah memanfaatkan umpan matang dari Mohamed Salah. Selebrasi emosional pun pecah hingga Zico melepas jerseynya.
Namun, kegembiraan itu tidak bertahan lama. Setelah meninjau monitor VAR, wasit membatalkan gol tersebut karena menilai ada pelanggaran dalam proses membangun serangan (attacking phase). Walau sempat kecewa, Zico akhirnya benar-benar menggandakan keunggulan Mesir menjadi 2-0 pada menit ke-67 berkat asis Haissem Hassan.
Berdasarkan regulasi Laws of the Game dari IFAB, intervensi VAR memang diizinkan untuk meninjau ulang pelanggaran sebelum gol tercipta. Kendati demikian, keputusan ini menjadi awal dari rasa frustrasi kubu Mesir.
Klaim Penalti Diabaikan, Argentina Lancarkan Serangan Balik Mematikan
Argentina yang tak mau angkat koper lebih cepat langsung mengamuk. Sang kapten, Lionel Messi, menginspirasi kebangkitan timnya dengan memberi umpan manis untuk gol Cristian Romero pada menit ke-79, disusul dengan gol penyama kedudukan dari kakinya sendiri di menit ke-83.
Saat kedudukan berimbang 2-2, kontroversi terbesar kembali pecah. Pemain Mesir, Hamdy Fathy, dijatuhkan di dalam kotak terlarang Argentina. Kubu Mesir menuntut peninjauan VAR, namun wasit memutuskan untuk melanjutkan jalannya pertandingan.
Nasib apes kembali menimpa Mesir dari situasi tersebut. Lewat serangan balik cepat yang diinisiasi Julian Alvarez, bola dikirim ke Lautaro Martinez yang kemudian melepaskan umpan silang akurat. Enzo Fernandez yang berdiri bebas langsung menyambutnya dengan sundulan tajam ke pojok bawah gawang pada masa injury time (90+3'). Gol tersebut mengunci kemenangan Argentina menjadi 3-2.
Hujan Kartu di Akhir Laga
Protes keras yang terus dilayangkan para pemain dan staf Mesir membuat wasit bertindak tegas. Sejumlah kartu kuning dikeluarkan di menit-menit akhir pertandingan, termasuk untuk kiper Mostafa Shobeir, Hamdy Fathy, Marwan Attia, hingga pelatih Mesir, Hossam Hassan. Sang kapten, Mohamed Salah, juga terlihat berulang kali mendatangi wasit untuk meminta penjelasan dengan ekspresi kecewa.
Dengan hasil ini, Argentina berhak melaju ke babak 8 besar untuk menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia, sementara Mesir harus pulang dengan kekecewaan mendalam akibat hasil akhir yang dinilai kontroversial.

