Advertisement
INFO LOKER PETUGAS HAJI - Kesempatan untuk menjadi bagian dari pelayanan jemaah haji kembali terbuka. Pendaftaran Petugas Haji 2027 untuk bidang kesehatan telah resmi dibuka oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Seleksi ini ditujukan bagi tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan untuk bergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pada musim haji 1448 H/2027 M.
Pendaftaran berlangsung mulai 20 Agustus hingga 26 Agustus 2026. Seluruh proses dilakukan secara daring melalui portal resmi petugas haji. Karena waktu pendaftaran cukup terbatas, calon peserta disarankan segera menyiapkan dokumen dan memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi sebelum melakukan submit.
Pendaftaran Petugas Haji 2027 Dibuka untuk Formasi Kesehatan
Perlu diketahui, pembukaan seleksi Petugas Haji 2027 yang saat ini berlangsung bukan untuk seluruh jenis petugas haji. Seleksi yang diumumkan adalah PPIH bidang kesehatan.
Beberapa formasi yang tersedia antara lain PPIH Kesehatan Kloter, PPIH Kesehatan Arab Saudi, serta tenaga kesehatan yang ditempatkan untuk mendukung pelayanan di bandara.
Profesi yang memiliki peluang untuk mengikuti seleksi cukup beragam. Selain dokter dan perawat, terdapat pula formasi bagi dokter spesialis, apoteker atau tenaga vokasi farmasi, elektromedis, tenaga laboratorium medis, radiografer, tenaga rehabilitasi medik, sanitasi lingkungan, perekam medis dan informasi kesehatan, serta beberapa bidang kesehatan lainnya.
Dengan demikian, masyarakat yang ingin mendaftar perlu terlebih dahulu memastikan bahwa profesinya sesuai dengan formasi yang tersedia.
Jadwal Pendaftaran Petugas Haji 2027
Bagi calon peserta, mengetahui jadwal seleksi menjadi hal penting agar tidak melewatkan setiap tahapan. Berdasarkan informasi yang tersedia, rangkaian seleksi dimulai dengan pengumuman pada 18 Agustus 2026.
Berikut gambaran jadwal Petugas Haji 2027:
- Pengumuman seleksi: 18 Agustus 2026
- Pendaftaran: 20–26 Agustus 2026
- Verifikasi dokumen: hingga 28 Agustus 2026
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 29 Agustus 2026
- Pengumuman pelaksanaan CAT: 30 Agustus 2026
- Pelaksanaan CAT: 31 Agustus 2026
- Pengumuman hasil CAT: 1 September 2026
- Pengumuman pelaksanaan MCU: 2 September 2026
- Pelaksanaan MCU: 3–8 September 2026
- Verifikasi dan validasi MCU: 4–13 September 2026
- Pengumuman hasil MCU: 14 September 2026
- Pengumuman peserta pendidikan dan pelatihan: 15 September 2026
Jadwal tersebut menunjukkan bahwa proses seleksi tidak berhenti setelah peserta mengirimkan berkas. Mereka yang lolos administrasi masih harus melewati Computer Assisted Test (CAT), pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU), hingga tahap berikutnya.
Syarat Petugas Haji 2027 yang Perlu Dipenuhi
Persyaratan pendaftaran berbeda sesuai dengan formasi dan profesi yang dipilih. Namun, terdapat sejumlah persyaratan umum yang perlu diperhatikan calon peserta.
Di antaranya adalah Warga Negara Indonesia, beragama Islam, memiliki kondisi sehat jasmani dan rohani, mempunyai identitas kependudukan yang sah, serta memiliki rekam jejak yang baik.
Peserta juga harus memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan kepada jemaah dan mampu mengoperasikan komputer maupun perangkat berbasis Android atau iOS.
Kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dan/atau bahasa Inggris juga menjadi salah satu kemampuan yang diutamakan.
Selain syarat umum tersebut, tenaga kesehatan harus memperhatikan persyaratan profesinya. Dokter dan perawat, misalnya, harus memiliki STR yang masih berlaku, SIP aktif atau dokumen perpanjangan sesuai ketentuan, pengalaman kerja minimal dua tahun, serta sertifikat kegawatdaruratan yang masih berlaku.
Batas Usia Petugas Haji 2027
Salah satu hal yang sering menjadi pertanyaan calon peserta adalah batas usia. Ketentuan usia tidak sama untuk seluruh formasi.
Untuk tenaga kesehatan kloter, rentang usia yang disebutkan adalah 25 hingga 57 tahun. Sementara itu, tenaga kesehatan untuk sektor dan KKHI memiliki rentang usia 27 hingga 55 tahun.
Karena setiap formasi mempunyai ketentuan tersendiri, calon peserta sebaiknya tidak hanya berpatokan pada satu batas usia. Pastikan kembali persyaratan pada formasi yang dipilih sebelum mengirimkan pendaftaran.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Sebelum mendaftar, calon peserta sebaiknya menyiapkan dokumen dalam bentuk digital. Beberapa dokumen yang perlu diperhatikan antara lain KTP atau identitas kependudukan, ijazah, STR, SIP atau keterangan perpanjangan SIP jika diwajibkan, surat pengalaman kerja, serta surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.
Dokter dan perawat juga perlu menyiapkan sertifikat kegawatdaruratan yang masih berlaku. Dalam kondisi tertentu, peserta dapat diminta melengkapi dokumen tambahan seperti surat izin dari instansi, BPJS Kesehatan aktif, atau dokumen lain sesuai formasi.
Pastikan seluruh dokumen memiliki kualitas yang baik dan dapat dibaca. Kesalahan data, dokumen buram, dokumen kedaluwarsa, maupun salah mengunggah berkas dapat menghambat proses verifikasi administrasi.
Cara Daftar Petugas Haji 2027
Proses pendaftaran dilakukan secara online. Berikut langkah yang dapat dilakukan calon peserta:
- Buka portal resmi pendaftaran Petugas Haji.
- Buat akun menggunakan email aktif.
- Lakukan verifikasi melalui kode OTP yang dikirimkan ke email.
- Lengkapi informasi pribadi sesuai identitas.
- Pilih formasi yang sesuai dengan profesi dan persyaratan.
- Unggah seluruh dokumen yang diminta.
- Periksa kembali data diri dan dokumen yang telah diunggah.
- Pastikan seluruh persyaratan sudah lengkap.
- Lakukan submit pendaftaran.
- Pantau perkembangan proses seleksi melalui dashboard akun.
Portal resmi yang digunakan untuk pendaftaran adalah petugas.haji.go.id. Calon peserta sebaiknya berhati-hati terhadap tautan yang beredar melalui media sosial, grup WhatsApp, atau pesan pribadi yang tidak berasal dari kanal resmi.
Apakah Pendaftaran Petugas Haji 2027 Dipungut Biaya?
Hal penting lainnya adalah proses seleksi Petugas Haji 2027 tidak dipungut biaya. Peserta diminta melakukan pendaftaran secara mandiri dan mewaspadai pihak yang menawarkan jalur khusus atau menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
Jangan memberikan kode OTP, kata sandi, maupun data pribadi kepada orang yang mengaku sebagai panitia melalui nomor pribadi.
Calon peserta juga perlu memahami bahwa menjadi petugas haji merupakan bentuk penugasan untuk memberikan pelayanan kepada jemaah, bukan program untuk mendapatkan kesempatan berangkat haji secara gratis.
Apakah Petugas Haji Nonkesehatan Sudah Dibuka?
Pertanyaan mengenai Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, konsumsi, transportasi, akomodasi, Siskohat, dan petugas nonkesehatan lainnya juga banyak dicari masyarakat.
Namun, berdasarkan informasi pada sumber yang diperbarui 22 Agustus 2026, pembukaan yang telah diumumkan adalah seleksi PPIH Kesehatan. Belum terdapat pengumuman resmi yang terverifikasi mengenai pembukaan seleksi PPIH nonkesehatan untuk musim haji 1448 H/2027 M pada saat informasi tersebut diperbarui.
Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak terburu-buru mengisi formulir dari sumber yang tidak jelas. Tunggu pengumuman resmi dan gunakan kanal pemerintah yang dapat diverifikasi.
Tips Agar Tidak Gagal Saat Mendaftar Petugas Haji 2027
Ada beberapa hal sederhana yang sebaiknya dilakukan sebelum menekan tombol submit. Pertama, cocokkan nama, NIK, tanggal lahir, dan data lainnya dengan identitas resmi.
Kedua, pastikan formasi yang dipilih benar-benar sesuai dengan profesi, usia, pengalaman kerja, STR, dan SIP.
Ketiga, cek kembali masa berlaku seluruh dokumen. Jangan sampai STR, SIP, atau sertifikat yang menjadi persyaratan ternyata sudah kedaluwarsa.
Keempat, pastikan file yang diunggah tidak buram dan formatnya sesuai dengan ketentuan sistem.
Terakhir, jangan menunggu hari terakhir untuk melakukan pendaftaran. Dengan menyelesaikan proses lebih awal, calon peserta masih mempunyai waktu untuk memperbaiki kesalahan apabila ditemukan kendala teknis atau dokumen.
Kesimpulan
Pendaftaran Petugas Haji 2027 untuk formasi kesehatan telah dibuka pada 20 Agustus 2026 dan akan berakhir pada 26 Agustus 2026. Seleksi ini mencakup sejumlah tenaga kesehatan, mulai dari dokter dan perawat hingga berbagai profesi kesehatan lainnya sesuai formasi yang tersedia.
Calon peserta harus memperhatikan usia, pengalaman kerja, STR, SIP, sertifikat kegawatdaruratan, serta kelengkapan dokumen sebelum melakukan submit. Setelah tahap administrasi, peserta yang lolos masih akan menghadapi CAT dan MCU sebelum memasuki tahapan pendidikan dan pelatihan.
Yang tidak kalah penting, pastikan pendaftaran hanya dilakukan melalui portal resmi Petugas Haji Kementerian Haji dan Umrah RI. Hindari calo, tautan mencurigakan, permintaan transfer uang, maupun pihak yang menjanjikan kelulusan.
Informasi seleksi dapat berubah sesuai kebijakan panitia. Oleh sebab itu, calon peserta sebaiknya selalu mengecek pengumuman terbaru sebelum mengunggah dokumen atau menyelesaikan pendaftaran.
